PEMBANGUNAN GAPURA DESA LONG LEBUSAN SEBAGAI IDENTITAS DAN PINTU GERBANG DESA
Desa Long Lebusan kini memiliki gapura desa baru yang dibangun pada tahun 2026 sebagai simbol identitas desa sekaligus pintu gerbang utama bagi masyarakat dan para pengunjung yang datang ke desa tersebut. Pembangunan gapura ini selesai dilaksanakan pada awal tahun 2026 melalui semangat gotong royong masyarakat desa.
Pembangunan gapura dilakukan dengan tujuan untuk memperjelas akses masuk dan keluar desa, serta menjadi penanda bagi masyarakat luar yang berkunjung agar lebih mudah mengenali wilayah Desa Long Lebusan dan tidak tersesat. Selain berfungsi sebagai penunjuk arah, gapura ini juga menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat desa.
Proses pembangunan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Kaum laki-laki turut mengambil kayu dari hutan sebagai bahan utama pembangunan, sedangkan kaum perempuan ikut berpartisipasi dengan menyediakan makanan dan minuman bagi warga yang bekerja. Kegiatan gotong royong tersebut menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan masyarakat dalam membangun desa.
Gapura dibangun dengan desain tradisional khas Dayak Kenyah menggunakan bahan dasar kayu. Bangunan ini memiliki tiang besar, atap kayu, serta tulisan “Selamat Datang” dan “Selamat Jalan” sebagai bentuk penyambutan bagi setiap orang yang melintas. Selain itu, gapura juga dihiasi ukiran khas Dayak Kenyah dengan perpaduan tiga warna utama, yaitu hitam, putih, dan kuning yang menambah nilai estetika dan budaya lokal.
Dengan adanya gapura desa ini, diharapkan dapat menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat Desa Long Lebusan. Selain itu, pembangunan gapura ini juga menjadi bentuk nyata semangat gotong royong masyarakat yang diharapkan terus terjaga dan semakin meningkat di masa mendatang.
Baca juga:
ACARA SYUKURAN PANEN DESA LONG LEBUSAN
ACARA SYUKURAN PANEN DESA LONG LEBUSAN